Senin, 28 Mei 2012

Aku Padamu "Cantigi"

Saat pertama kali melihat mu,aku tekagum....Warna mu yang merah keunguan, bentuk mu yang kecil mungil, tapi kau memiliki akar kuat sebagai penolong. Tak banyak yang mengenal mu apalagi mengingatmu!!! Nama mu terkalahkan oleh terkenalnya Edelweis si bunga abadi yang cantik. Padahal kau tak kalah anggun dengannya, bahkan menurut ku kau tangguh. Mereka para pendaki biasa berpegangan pada akar mu yang kuat  , mereka makan daun mu saat terdesak, daun mu pun berguna sebagai obat. Tapi apa yang kau dapat??? Tak ada kata terima kasih apalagi senyum untukmu, tetapi kau tetap pada tempatmu tetap pada pendirianmu sebagai penolong. Meski kau teracuhkan!!!



Cantigi yang cantik aku jatuh cinta padamu, aku melihatmu seperti ketika aku melihat seorang pria tampan lewat di depan ku. Aku terpana, mataku tak henti ingin selalu memandangmu. 


Cantigi... Masih ingat kah kau dengan ku, yang pernah mencium daun mu, yang pernah memeluk senyum mu. Aku rindu kau cantigi, rindu sekali. Seperti ketika aku rindu ayah ku di samping ku, rindu taburan bintang di langit ranu kumbolo, rindu terang bulan di surya kencana, rindu pasir laut yang hampir ku lupakan....


Ahh cantigi... Meski ku tak sempat jumpa lagi dengan mu tapi hatiku tetap untukmu...
Aku Padamu "Cantigi" :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar