Senin, 28 Mei 2012

Aku Padamu "Cantigi"

Saat pertama kali melihat mu,aku tekagum....Warna mu yang merah keunguan, bentuk mu yang kecil mungil, tapi kau memiliki akar kuat sebagai penolong. Tak banyak yang mengenal mu apalagi mengingatmu!!! Nama mu terkalahkan oleh terkenalnya Edelweis si bunga abadi yang cantik. Padahal kau tak kalah anggun dengannya, bahkan menurut ku kau tangguh. Mereka para pendaki biasa berpegangan pada akar mu yang kuat  , mereka makan daun mu saat terdesak, daun mu pun berguna sebagai obat. Tapi apa yang kau dapat??? Tak ada kata terima kasih apalagi senyum untukmu, tetapi kau tetap pada tempatmu tetap pada pendirianmu sebagai penolong. Meski kau teracuhkan!!!



Cantigi yang cantik aku jatuh cinta padamu, aku melihatmu seperti ketika aku melihat seorang pria tampan lewat di depan ku. Aku terpana, mataku tak henti ingin selalu memandangmu. 


Cantigi... Masih ingat kah kau dengan ku, yang pernah mencium daun mu, yang pernah memeluk senyum mu. Aku rindu kau cantigi, rindu sekali. Seperti ketika aku rindu ayah ku di samping ku, rindu taburan bintang di langit ranu kumbolo, rindu terang bulan di surya kencana, rindu pasir laut yang hampir ku lupakan....


Ahh cantigi... Meski ku tak sempat jumpa lagi dengan mu tapi hatiku tetap untukmu...
Aku Padamu "Cantigi" :)



Jumat, 25 Mei 2012

Aku, Cemara Puncak, & Semeru

Pendakian kedua ku bersama teman-teman baru, mengenal mereka satu persatu dari mulai di stasiun sampai di dalam gerbong...Pejalanan ku dari Jakarta kali ini bersama Garda,Fikar,Tesar dan Putra lalu bertemu Fais dan Mas Huda di Semarang, lanjut lagi ketemu yitro,mas apip, dan nandhi yang kebetulan satu gerbong sama aku!!!Obrolan yang awalnya ringan-ringan saja lama kelamaan menjadi tambah akrab apalagi di selingi guyonan bahasa-bahasa daerah yang bikin aku gak ngerti...:)
Waktu terus berjalan dan tak terasa kami pun tiba di Stasiun Kota Baru Malang, dan wahh ternyata kami berpapasan dengan cukup banyak pendaki yang satu tujuan dengan kami "Semeru", sedikit foto-foto sebelum berangkat nih hehehe

Selanjutnya kami tiba di Tumpang untuk mengurus izin pendakian, dan wow lagi-lagi harus menunggu dan mengantri. Sekitar hampir 2,5 jam kami menunggu akhirnya perizinan selesai dan cuss perjalan di lanjutkan. Perjalan dari Tumpang ke Rani Pani membutuhkan waktu sekitar 2jam menggunakan jep atau truk yang biasa di sewakan, sekitar 1jam perjalan kami pun singgah sesaat untuk memotret bukit yang unik nan indah

Sampai di Ranu Pani untuk registarsi ulang, makan dulu, dan pendakian pun di mulai tak lupa kami terlebih dahulu berdo'a agar diberi keselamatan.

Sepaanjang perjalanan ocehan,canda,teriakan penanda dari para Cemara Puncak tak habis di dengar dan setelah menempuh perjalanan sekitar 5jam sedikit sulit karna harus berjalan di malan hari kami pun sampai di Ranu Kumbolo, kami pun langsung mendirikan tenda masak dan tidur karna lelahnya tubuh ini. Keesokan pagi aku bangun paling pertama karna semangat untuk menikmati pagi di ranu kumbolo,baru bangun langsung foto-foto nih :D

Tepat pukul 10 pagi kami pun berkemas untuk melanjutkan perjalanan ke kalimati, tapi ehh masih ada ajah yang mau berenang di Ranu Kumbolo hadeeuuhhh...
Meninggalkan kenangan sebelum berangkat :)

Sepanjang perjalanan tak bosan mata ini di suguhkan pemandangan yang indah sekali...
Tanjakan Cinta

Oro-oro ombo

Padang Lavender

Hutan Pinus 

Kalimati

Sampai di kalimati istirahat lagi, buka tenda lagi, masaka-masak lagi, makan terus istirahat karna tengah malam harus melanjutkan perjalanan kembali. Setelah istirahat sekitar 4jam tepat pukul 12 tengah malam kami pun bergegas untuk menuju puncak Mahameru dengan hanya berbekal headlamp dan sebotol air minum tetapi        
semangat tetap membara kami pun mulai melangkah. samapi di Arcopodo tak banyak kami memotret karna situasi tengah malam dan jalur pendakian yang ramai

Arcopodo

Kalo udah melewati Arcopodo katany udah deket tapi nyatanyaaaaaaa,,,aarrgghhh perjalanan makin berat. Ada rasa marah,lelah,dan ingin menyerah tapi berkat semangat teman-teman Cemara Puncak semuanya sirna dan ingin terus melanjutkan pendakian. sampai melewati Cemoro Tunggal nafas dan dahaga yang akut sudah tidak bisa di ajak kompromi lagi, matahari yang sudah mulai muncul hanya ada 2 pilihan dalam diri ku!!!Menyerah atau lanjutkan, dan tiba-tiba sekelompok orang berteriak sambil bertepuk tangan memberi harapan pada ku ahhh terharuny aku dan sekejap tubuh pun seperti di pacu untuk terus melangkah dan tereeeeeeeeeet sampai lah saya di Puncak Mahameru meski dengan jalan tertatih - tatih,dengan wajah haru, tapi tetap senyum yang mengembang.
Puncak Mahameru

Menuruni Bukit Pasir

"Akhirnya aku bisa menggapai puncak mahameru" itulah yang ada di benakku ketika telah sampai di puncak, ada rasa betah gak mau turun tapi itu tak mungkin. Dan dalam hati pun berjanji suatu saat aku akan kembali lagi dan berdiri di sini di tempat yang sama...Sebelum mengakhiri aku ucapkan terimakasih sekali lagi buat teman-teman ku Cemara Puncak untuk kebersamaan,senyum,canda,kasih sayang, dan semangat kalian...Selalu ku berharap ini bukan teriakan Cemaraaaaaaaaa yang terkahir tapi akan ada teriakan cemara cemara lain yang menggema di lereng-lereng pegunungan....^_^



Cemara Puncak
Gunung Semeru 16 - 20 Mei 2012